Friday, June 28, 2019

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Dakwah Islam Moderat Harus (Lebih) Kreatif

Dakwah Islam Moderat Harus (Lebih) Kreatif
PT Solid Gold Berjangka Makassar – Tulisan saya tentang dikomentari dengan lugas oleh Kalis Mardiasih, seorang aktivis literasi muda yang banyak menginspirasi generasi milineal, baik muslimi maupun muslimah. Tentu saya sangat senang, tulisan reflektif saya dibaca dan dikritik dengan tajam oleh pegiat literasi media, sehingga saya sebagai penulis pemula bisa banyak belajar.
Namun ada beberapa hal yang menurut saya salah persepsi dalam. Yang pertama, saya tidak mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah (secara organisasi) akan kalah ataupun tidak laku oleh kelompok Islam “hijrah”. Yang saya tekankan adalah kreativitas dakwah kalangan Islam moderat yang perlu ditingkatkan, yang sementara ini ketinggalan dengan kalangan “hijrah”. Saat ini dakwah kalangan moderat sudah beragam, tetapi daya tariknya belum terlalu kuat karena kurang kreatif.
Perkembangan dakwah “smart” (ataupun dakwah model kekinian) yang saat ini muncul sebenarnya adalah keniscayaan. Ketika sebuah teknologi muncul dan digunakan oleh kelompok yang mengaitkannya dengan agama, maka akan ada proses fragmentasi otoritas keagamaan yang sudah ada. Proses yang sebenarnya terus berulang dari satu masa ke masa. Ini terjadi semisal pada awal abad ke-20 ketika gerakan (atau dakwah) pembaharuan Islam masuk ke Nusantara. Sebuah gerakan yang awalnya diinisiasi Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha di Mesir yang kemudian direplikasi di Nusantara.

Tokoh seperti Abdul Karim Amrullah (Haji Rasul) dari Padang dengan Majalah Al-Munir dan KH. Ahmad Dahlan dari Yogyakarta dengan Majalah Suara Muhammadiyah adalah contoh fragmentasi otoritas keagamaan. Salah satu faktor suksesnya dua ulama tersebut adalah beredarnya teknologi cetak yang sangat membantu penyebaran dakwah puritan yang “menantang” otoritas ulama yang sudah ada lama di Nusantara. Munculnya dakwah “pembaharuan” dengan media cetak ini menimbulkan pro dan kontra, dan tidak jarang pada masa itu muncul perdebatan publik secara langsung antara kelompok pembaharuan (kaum muda) dan kelompok pengawal tradisi ulama Nusantara (kaum tua).
Berdirinya Muhammadiyah sebagai representasi gerakan pembaharuan dan Nahdlatul Ulama sebagai representasi ulama Nusantara adalah dua contoh dinamika dua gerakan dakwah yang berbeda. Pada akhirnya gerakan ulama Nusantara yang diwakili oleh NU bisa mengikuti dakwah “modern” yang dilakukan lebih dulu oleh Muhammadiyah.
Kejadian hari ini, dengan kelompok “hijrah” ataupun gerakan keagamaan yang semisal, adalah pengulangan kejadian pada awal abad ke-20. Suka atau tidak suka, kelompok “hijrah” hari ini berusaha untuk membuat alternatif otoritas keagamaan sebagai jawaban keinginan kaum milenial. Dengan perangkat teknologi digital yang banyak digunakan kaum muda, mereka mencoba memberikan alternatif wacana keagamaan yang dalam kontennya bisa sama atau berbeda dengan otoritas agama yang dominan di Indonesia, baik itu Muhammadiyah atau Nahdlatul Ulama.
Yang kedua, saya tidak membandingkan kualitas antara dakwah kelompok hijrah dengan dengan dua organisasi besar Islam di Indonesia. Secara kualitas, saya sepakat bahwa kualitas kajian keagamaan di NU dan Muhammadiyah sangat mendalam. Yang saya kritisi adalah kemasan dan branding dakwah NU dan Muhammadiyah. Peneliti Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Hew Wai Weng (2015), dalam tulisannya tentang dakwah digital di Indonesia dan Malaysia mengatakan bahwa keberhasilan dakwah dai milenial karena tiga aspek: estetika visual, menggunakan cara yang komunikatif (seperti forum tanya-jawab), dan strategimarketing.

Dari tiga aspek di atas, tidak ada indikator kualitas agar dakwah bisa diterima oleh milenial. Boleh jadi secara kualitas, konten dakwah digital yang trending saat ini sangat jauh dibandingkan dai NU dan Muhammadiyah. Tetapi secara estetika visual, strategi komunikasi dan marketing, dakwah milenial seperti Hijrah Festlebih unggul sehingga jauh lebih menarik kalangan milenial.
Apakah NU dan Muhammadiyah tidak bisa berbuat sama? Tentu sangat bisa. Dengan kualitas yang kuat ditambah tiga aspek di atas, NU dan Muhammadiyah bisa menjawab lebih jauh kebutuhan dakwah Islam di era milenial.
Dan jika kita lihat dari beberapa dai yang cukup dikenal di dunia maya, banyak di antaranya secara teologis dekat dengan Nahdlatul Ulama. Seperti yang saya sebutkan di artikel saya sebelumnya, Yusuf Mansur dan Buya Yahya dan beberapa habib yang aktif di medis sosial, mereka secara kultural keagamaan dekat dengan NU meski mungkin tidak mempunyai hubungan struktural dengan NU. Beberapa pendakwah ini menunjukkan bahwa estetika, metode yang komunikatif dan strategi marketing menjadi sesuatu yang penting di dakwah era digital ini.
Yang ketiga, di antara dua kelompok moderat, yang paling reaktif terhadap dakwah hijrah adalah kelompok NU. Kelompok Muhammadiyah relatif lebih menerima munculnya gerakan kelompok hijrah. Ini bisa dilihat semisal dari pernyataan Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah yang mengatakan bahwaHijrah Fest sebagai “tren positif dan arus baru gerakan Islam.” Meskipun, Abdul Mu’ti mewanti-wanti agar kegiatan ini tidak dimasuki unsur politis.
Kenapa ini terjadi? Paling tidak ada dua hal yang bisa dilihat. Pertama, kelompok hijrah adalah fenomena urban, jadi secara model gerakan bisa bertemu dengan Muhammadiyah. Kedua, secara teologis gerakan kelompok hijrah beririsan dengan Muhammadiyah yang mempunyai visi gerakan pembaharuan Islam. Dua hal ini sangat berbeda dengan Nahdlatul Ulama yang menitikberatkan pada tradisi ulama Nusantara. Sehingga untuk Muhammadiyah, teologi kalangan “hijrah” ini tidak terlalu masalah.

Dia akan dianggap bermasalah jika sudah masuk ranah politik, baik itu politik transnasional seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), ataupun politik praktis seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang beberapa kali mengalami benturan dengan Muhammadiyah. Selain dua yang di atas, Muhammadiyah juga akan khawatir kepentingan politik yang lebih keras masuk, seperti infiltrasi gerakan jihadis masuk di kalangan kelompok hijrah.
Di luar ketiga poin di atas, ada satu kesamaan persepsi dan tujuan dari apa yang ditulis oleh Kalis Mardiasih dengan tulisan saya. Bahwa kalangan Islam moderat tidak antikritik. Dan sudah ada upaya yang sangat serius untuk membuat konten dakwah lebih kreatif dan beragam, sehingga jamaah milenial punya pilihan untuk belajar Islam lebih mendalam, tidak bersifat instan dan terjebak dalam narasi ideologi politik seperti HTI ataupun jihadis

Thursday, June 27, 2019

PT Solid Berjangka | Dikawal Jet Tempur Inggris, Air India Mendarat Darurat karena Ancaman Bom

Dikawal Jet Tempur Inggris, Air India Mendarat Darurat karena Ancaman Bom
PT Solid Berjangka Makassar – Sebuah pesawat penumpang maskapai Air India yang terbang ke Amerika Serikat (AS) terpaksa mendarat darurat di London,  akibat Ancaman Bom. Pesawat harus dikawal sejumlah jet tempur Inggris sebelum melakukan pendaratan.

Maskapai Air India dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Kamis (27/6/2019), menyatakan bahwa pesawat dengan dengan nomor penerbangan AI 191 yang terbang dari Mumbai, India menuju Newark, AS, ini terpaksa mendarat darurat di Bandara Stansted, London.

“Akibat ancaman bom,” demikian pernyataan maskapai Air India.
Angkatan Udara Inggris mengerahkan sejumlah jet tempur Typhoon dengan kecepatan supersonik untuk mencegat pesawat jenis Boeing 777-337 tersebut.

Jet-jet tempur Inggris mengawal pesawat Air India itu hingga mendarat dengan selamat di Bandara Stansted. Landasan di Bandara Stansted sempat ditutup sementara saat pendaratan darurat dilakukan. Setelah mendarat, pesawat Air India itu diarahkan ke lokasi terisolasi dengan dikawal kepolisian.

“Sebuah pesawat Boeing 777 milik Air India dialihkan ke Bandara Stansted London sekitar pukul 10.15 waktu setempat dan mendarat dengan selamat dengan kehadiran Kepolisian Essex,” sebut pihak Bandara Stansted dalam pernyataannya.

“Pesawat itu diparkir di area terisolasi yang jauh dari operasional bandara normal,” imbuh pernyataan itu.
“Landasan kami kini telah dibuka kembali dan beroperasi penuh menyusul pendaratan darurat pesawat Air India,” demikian disampaikan Bandara Stansted.

Kepolisian Inggris dalam pernyataannya menegaskan pihaknya tengah menyelidiki insiden ini.
Dalam pernyataan terpisah, juru bicara maskapai Air India menyatakan bahwa hasil pemeriksaan keamanan pada pesawat usai mendarat darurat di London tidak berujung temuan bom. Dia menegaskan bahwa ancaman bom itu adalah hoax.


Pesawat dilaporkan masih ada di Bandara Stansted setelah pemeriksaan keamanan selesai dilakukan dan tidak ditemukan adanya masalah

Monday, June 24, 2019

Solid Berjangka | Harga Minyak Dunia Stabil di Tengah Ketegangan Geopolitik AS-Iran

Harga Minyak Dunia Stabil di Tengah Ketegangan Geopolitik AS-Iran
Solid Berjangka Makassar - Harga minyak dunia pada perdagangan, Selasa (25/6/2019) terpantau stabil di tengah kekhawatiran konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang bakal terus memanas. Akan tetapi tekanan tetap datang dari kecemasan seputar potensi penurunan permintaan minyak mentah. 

Seperti dilansir Reuters, hari ini harga minyak mentah berjangka Brent meningkat 3 sen menjadi USD64,89 per barel setelah sebelumnya pada awal pekan kemarin, menanjak 0,5%. Sementara harga minyak mentah berjangka AS atau WTI menyusut 3 sen ke posisi USD57,87 per barel.


Sepanjang pekan lalu, Brent sudah mengalami peningkatan mencapai sebesar 5% dan minyak mentah AS melonjak hingga 10% setelah Iran menembak jatuh drone A.S. Pada tengah pekan kemarin, insiden di teluk menambah ketegangan yang dipicu oleh serangan terhadap tanker minyak di daerah itu pada Mei dan Juni.



Washington menyalahkan serangan kapal tanker kepada Iran, yang menyangkal memiliki peran apa pun. Sementara itu Presiden AS Donald Trump menargetkan, bakal memberikan sanksi terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan pejabat tinggi Iran lainnya. 


Langkah tersebut belum pernah terjadi sebelumnya untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran setelah Teheran menjatuhkan drone. Trump juga mengatakan melalui media Twitter bahwa negara-negara lain harus melindungi pengiriman minyak mereka sendiri di Timur Tengah daripada meminta Amerika Serikat melindungi mereka.


Tetapi beberapa mengatakan ancaman konflik militer telah sedikit berkurang. Di sisi lain data manufaktur yang lemah oleh Federal Reserve Bank of Dallas menambah kekhawatiran tentang tergelincirnya permintaan minyak mentah.


Pasokan diperkirakan akan tetap relatif ketat, karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, sebagai aliansi yang dikenal sebagai OPEC +, tampaknya akan memperpanjang kesepakatan untuk membatasi produksi ketika mereka bertemu pada 1-2 Juli di Wina.

Solid Gold | PELEMAHAN HARGA MINYAK MENTAH KARENA KELEBIHAN PASOKAN DAN PERANG DAGANG


Solid Gold Makassar - Harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) terus turun sejak akhir April 2019, dari kisaran $66 per barel hingga turun ke kisaran $50 per barel di bulan Juni 2019. Isu pasokan atau suplai yang melebihi permintaan menjadi faktor pemicu. Produksi Yang Melimpah Laporan dari Badan Energi Internasional (IEA) menyebutkan bahwa produksi minyak mentah bakal melebihi permintaan di tahun 2019. Grafik dari IEA di bawah ini menunjukkan pasokan yang lebih besar dari permintaan mulai dari 2018-2019.
 
 
Badan Administrasi informasi Energi Amerika Serikat (EIA) juga melaporkan produksi minyak mentah AS yang terus mengukir rekor baru berkat teknologi shale oil-nya. Saat ini AS sudah bisa memproduksi 12 juta barel per hari dan diperkirakan di akhir 2019, AS bakal bisa memproduksi hingga 13,4 juta barel per hari. 
 
Menurut thebalance.com, masif-nya produksi minyak mentah dari perusahaan minyak AS karena banyak perusahaan AS sudah mendapatkan untung dengan harga minyak mentah di $30 per barel. Di sisi konsumsi, perang dagang menjadikan prospek permintaan menjadi semakin turun karena perang dagang berpotensi melambatkan pertumbuhan ekonomi. Pelambatan pertumbuhan ekonomi biasanya menurunkan konsumsi energi termasuk minyak mentah. Perang dagang yang berkelanjutan yang dipicu oleh AS ini akan menekan harga minyak mentah.
 
 
 
Faktor Penguat Harga Minyak Mentah Wacana pemangkasan produksi lanjutan oleh OPEC, Rusia dan negara produsen lain di luar OPEC (atau disebut OPEC+) ditunggu oleh para trader minyak mentah. Di awal tahun 2019, OPEC+ sudah menjalankan pemangkasan produksi sebanyak 1,2 juta barel per hari. 
 
Trader menantikan pertemuan OPEC+ yang mengagendakan perpanjangan pemangkasan produksi pada tanggal 25-26 Juni 2019 atau awal bulan Juli. Kesepakatan pemangkasan lanjutan ini bisa mendorong penguatan harga minyak mentah kembali. Banyak analis yang memperkirakan bahwa OPEC+ akan memperpanjang pemangkasan produksi. Namun belakangan Rusia tampak ragu untuk ikut menyepakati perpanjangan pemangkasan. 
 
 
 
Tanpa kesepakatan pemangkasan, harga minyak mentah bisa melemah lebih dalam. Selain itu, ketegangan di Timur Tengah yang kini sedang berlangsung dimana AS menuduh Iran mendalangi penyerangan 2 kapal tanker minyak di teluk Oman juga bisa membantu menaikan harga minyak. Secara umum, segala peristiwa yang menganggu produksi di negara-negara produsen minyak akan mendorong kenaikan harga minyak. 
 
Satu faktor lagi yang bisa mengangkat harga minyak adalah pemangkasan suku bunga acuan AS yang bisa memicu kebijakan yang sama ke negara-negara lain. Pemangkasan suku bunga ini bisa menstimulus permintaan sehingga harga minyak mentah bisa terkerek naik lagi.
 
 
Analisis Teknikal: Harga minyak mentah WTI saat penulisan berada di level $52.62 per barel, di dalam kisaran antara support terdekat $50.50 per barel dan resisten $55.00 per barel (garis hijau). Tren penurunan masih membayangi pergerakan harga minyak mentah. 
 
Jadi para pelaku pasar harus mewaspadai setiap harga rebound menjadi aksi pasar untuk melakukan aksi jual. Kisaran resisten $55 bisa dijadikan acuan. Hanya penembusan yang meyakinkan di atas kisaran resisten tersebut, yang bakal membuka peluang kenaikan harga ke area resisten berikutnya di kisaran $59.70 atau balik ke atas kisaran $60 per barel. 
 
 
Sementara level $50.50 menjadi support acuan karena support itu sudah diuji beberapa kali. Penembusan di bawah level tersebut membuka peluang pelemahan lanjutan ke area $46.00 - $42.50. Resisten: $55.00(Level tinggi 10 Juni 2019), $59.70(Level tinggi 30 Mei 2019), $66.60(Level tinggi 23 April 2019) Support: $50.50(Level rendah 5 Juni 2019), $46.00(Level rendah 18 Des 2018), $42.50(Level rendah 26 Des 2018).

Friday, June 21, 2019

PT SOLID GOLD BERJANGKA | AS-China Perang Dagang, Indonesia Bisa Curi Peluang

Ilustrasi Peluang RI di tengah perang dagang/Foto: agung pambudhy
PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa dengan adanya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, Indonesia bisa mencuri peluang. 

Salah satunya, Luhut menyebutkan potensi Indonesia menggantikan China memasuki pasar AS. Potensinya pun cukup besar, menurut Luhut AS mengimpor barang 21% dari China.

"Kita lagi bicara, kemarin saya ke Amerika, perusahaan di sana mengimpor dari China lebih dari 21% ya. Misalnya furniture mereka impor sampe US$ 34,8 miliar," kata Luhut di kantornya, Jumat (21/6/2019).

Dengan tarif impor yang sudah diketok sebesar 25%, impor barang China masuk ke AS tidak lagi menarik. Luhut mengatakan di situlah potensi Indonesia menjadi pengganti China sebagai negara eksportir ke AS.

"Dengan tarif 25% itu tidak menarik lagi. Kita mau ambil peran itu (menjadi eksportir AS)" ungkap Luhut.

Untuk itu Luhut mengatakan pemerintah mau memperbesar kapasitas pabrik di Indonesia. Dengan begitu Indonesia siap menggantikan China mengekspor segala rupa barang mulai dari furnitur hingga garmen.

"Pabrik furnitur, pabrik footwear, pabrik home appliances, pabrik garmen itu mau kita perbesar produksinya. Nanti kita gantikan peran China," ucap Luhut.

Thursday, June 20, 2019

PT Solid Berjangka | San Andreas, 'Biang Keladi' Banyaknya Gempa di California

Patahan San Andreas. Foto: dok. David K. Lynch
PT Solid Berjangka Makassar - Kalau mendengar kata San Andreas, mungkin yang terlintas di kepala adalah judul film dengan Dwayne "The Rock" Johnson sebagai bintang utamanya. Selain itu, bisa jadi yang terbayang merupakan salah satu seri Grand Theft Auto paling terkenal, yakni GTA: San Andreas.

Meski begitu, San Andreas sejatinya juga merupakan nama sebuah patahan yang kerap menyebabkan bencana di California, Amerika Serikat. Negara bagian itu sendiri memang terkenal sering diguncanggempa bumi, baik skala besar maupun kecil.

Seringnya negara bagian berlambang beruang ini diguncang gempa diakibatkan oleh pergerakan lempeng Pasifik dan lempeng Amerika Utara. Lempeng pertama bergerak ke arah utara dan mengikis lempeng Amerika Utara secara horizontal dengan skala sekitar 50 milimeter tiap tahunnya.

Lebih lanjut, sekitar 2/3 dari total pergerakan itu terjadi di patahan San Andreas dan patahan-patahan lainnya, seperti San Jacinto, Elsinore, dan Imperial. Seiring berjalannya waktu, patahan-patahan tersebut menghasilkan sekitar separuh dari total gempa berdampak signifikan di California, sekaligus juga gempa-gempa minor.

Besarnya peran San Andreas dalam menyebabkan gempa di California tak terlepas dari tingginya intensitas aktivitas tektonik di sana. Tingkat pergerakan lempeng di sepanjang patahan San Andreas menyentuh 33 milimeter per tahun. Kurang lebih, itu sama dengan seberapa cepat kuku kita tumbuh.

Hasilnya, pergerakan tersebut juga berpengaruh pada lanskap dari California, bukan cuma bikin gempa. Salah satu buktinya, Los Angeles City Hall kini lebih dekat sekitar 3 meter dengan San Francisco dibandingkan saat ia dibangun pada 1924, sebagaimana tercantum dalam situs resmi University of Southern California.

Ya, seiring dengan berjalannya waktu, patahan San Andreas juga tumbuh secara perlahan-lahan. Maka dari itu, bisa jadi California akan sangat berbeda dalam beberapa juta tahun kemudian.

Wednesday, June 19, 2019

Solid Gold Berjangka | ‘Rusun Sewa Plus WiFi Cocok untuk Milenial’

Ilustrasi/Foto: Nadia Permatasari/Infografis
Solid Gold Berjangka Makassar – Untuk memenuhi kebutuhan generasi milenial di sektor perumahan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini sedang mematangkan rencana skema kredit pemilikan rumah (KPR) untuk milenial.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menjelaskan saat ini ada tiga kluster konsep yang sedang diproses di Kementerian.

“Skemanya lagi digodok, karena jumlah generasi milenial sangat tinggi sekali harus dipikirin. Tapi saya kira rumah sewa itu paling tepat untuk mereka, di pusat kota karena mereka dinamis, konsumtif dan inginnya full WiFi, jadi kehidupan mereka seperti itu,” kata Khalawi di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Dia mengungkapkan, nantinya rumah tersebut berkonsep rumah susun atau apartemen sewa yang disubsidi. Menurut dia saat ini Kementerian juga sedang membuka rencana dengan pemerintah daerah sebagai pemilik lahan tersebut.

Saat ini memang sedang dibahas oleh tim 5 pilar yang terdiri dari akademisi, swasta sampai komunitas. Nantinya dikelompokkan untuk menyusun konsep ke depan pembangunan perumahan.

Menurut Khalawi, untuk milenial yang ingin memiliki rumah tersebut maka bisa disubsidi pemerintah. Asalkan pengasilan mereka masuk kriteria masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kalau penghasilannya tinggi ya nggak bisa, tapi ini juga tidak semua milenial. Makanya yang saya tekankan tadi, milenial yang pemula, baru lulus belum punya penghasilan. Kita siapkan rumah sewa, rusun. Kalau penghasilannya sudah stabil tapi belum bisa beli cash ya kita kasih subsidi. Kalau sudah maju ya beli sendiri saja,” jelas dia

Tuesday, June 18, 2019

Solid berjangka | BI Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor dan Go Digital

Foto: (Widi Arini/dTraveler)
Solid Berjangka Makassar - Bank Indonesia (BI) mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa menembus pasar ekspor. Kepala Departemen UMKM dan Perlindungan Konsumen, Budi Hanoto mengatakan UMKM di Indonesia memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor, asalkan kualitas produk sangat baik dan mampu menghadapi perkembangan digital.
"Saat ini binaan BI yang sudah ekspor ada 91 UMKM dan kami menyiapkan sisanya agar siap ekspor," kata Budi dalam konferensi pers di Gedung BI
Dia mengungkapkan, salah satu tantangan UMKM di Indonesia adalah digitalisasi. Hal ini karena banyaknya pelaku yang masih berada di remote area sehingga infrastruktur yang ada tidak sama dengan UMKM yang ada di perkotaan.
Budi menambahkan, kadang ada UMKM yang berada di daerah blankspot dan terkendala jaringan untuk masuk ke digital. Akses digital menjadi hal yang sangat penting karena bisa meningkatkan pemasaran produk UMKM.
"Jadi mendekatkan pembeli dan penjual. Karena itu BI juga membina UMKM agar bisa terus masuk ke ranah digital," jelas dia.
Salah satu cara BI mendorong kemajuan UMKM dengan menggelar pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019. Budi menjelaskan dalam acara tersebut UMKM binaan BI akan memamerkan produk unggulan yang berkualitas baik.
"Nanti UMKM bisa memamerkan kain atau busana yang memiliki nilai budaya dan mengangkat citra daerah, serta memiliki nilai ekonomis tinggi serta berkualitas ekspor. Selain itu pula ada produk kerajinan, makanan/minuman, kopi Indonesia hingga kuliner nusantara," kata dia.
Rangkaian acara KKI 2019 terdiri dari pameran busana dari desainer nasional dan lokal yang menggunakan kain olahan dari UMKM binaan BI. Kemudian juga ada parade kain nusantara, diskusi bisnis antara UMKM dengan lembaga pendukung seperti marketplace, eksportir, agregator, importir dan potential buyer.
Selain itu juga akan digelar talkshow dengan tema UMKM menembus pasar internasional hingga workshop, lomba dan demo masak. Talkshow pemanfaatan platform digital untuk memperluas UMKM juga digelar untuk memfasilitasi pelaku usaha yang ingin mengembangkan diri.
Pameran KKI 2019 akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 12-14 Juli 2019. Tak ada biaya untuk tiket masuk ke pameran ini, untuk bertransaksi jangan lupa siapkan uang elektronik atau kartu debit sampai kartu kredit.

Monday, June 17, 2019

Solid Gold | Petani Garam di Sulsel Setop Produksi Gara-gara Harga Anjlok

Petani Garam di Sulsel Setop Produksi Gara-gara Harga Anjlok
Solid Gold Makassar -Sejak harga jual garam di level petani anjlok, puluhan petani tambak garam di kelurahan Pudata Baji, Kecamatan Labbakkang, Pangkep, Sulawesi Selatan, memilih untuk tidak beroperasi. Puluhan hektare lahan mereka pun dibiarkan terbengkalai, padahal, saat musim kemarau inilah, produksi garam biasanya melimpah ruah.
Para petani berdalih, dengan harga yang ada saat ini, tidak sebanding dengan ongkos produksi. Biasanya, satu karung garam yang beratnya mencapai 60 kilogram dijual seharga Rp 75 ribu, kini hanya tinggal Rp 50 ribu saja. Banyak dari mereka pun terpaksa beralih profesi dengan menjadi nelayan.
"Harusnya sudah kasi turun garam ini, tapi karena harganya begini, tidak ada yang mau karena rugi. Harganya terlalu jauh, normalnya itu Rp 75 ribu. Tapi pernah malah kita jual itu Rp 100 ribuan satu karung. Sekarang sisa Rp 50 ribu," kata seorang petani garam, Rusman.
Selain harganya yang jatuh, petani juga kesulitan mendapatkan pembeli. Alhasil, puluhan karung garam yang masih tersisa setahun sebelumnya, hanya bisa mereka simpan di bawah kolong rumah, meskipun kondisi beratnya kian menyusut karena mencair.
"Masih ada kita simpan itu sisa-sisa panen tahun lalu. Itu juga tidak ada pembeli, padahal kalau kita simpan terus ini, makin sedikit karena dia kan sifatnya mencair. Lama-lama tersimpan begini, jelasnya rugilah," lanjutnya.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya di musim kemarau seperti saat ini, para petani sudah berkali-kali melakukan panen garam. Gubuk-gubuk penyimpanan garam yang ada bahkan tidak mampun menampung hasil panen yang banyak terimpan di pinggiran jalan. Namun saat ini, tidak satupun gubuk yang berisikan hasil panen garam.
"Lihat saja sendiri itu semua kosong, karena tidak ada yang kasi turun garam. Tahun lalu itu semua pematang penuh, bahkan sampi ke jalan-jalan raya. Setahun lalu juga kita sempat mendapat harga bagus, malah banyak yang naik haji karena harganya tinggi," sebutnya.
Anjloknya harga garam ini, diakui oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pangkep, Andi Farida karena secara nasional pemerintah terus melakukan impor garam, hingga stok dalam negeri melipah dan menurunkan harga produksi garam petani lokal. Meski begitu, pihaknya tetap mendorong produksi garam petani tambak.
"Selain karena secara nasional, Pemerintah terus melakukan impor garam, juga masih perlu perbaikan kualitas. Kami tetap mendorong karena pada saat musim kemarau, tidak bisa juga melakukan budidaya komoditi lain terutama yang betul-betul adalah areal garam," katanya.

Friday, June 14, 2019

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Kemnaker Ingin Lembaga Sertifikasi Profesi Sediakan Pekerjaan Layak

Foto: Kemnaker
PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengapresiasi penyerahan lisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kaigo License Center (KLC) OSS, sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP P1) lembaga pelatihan kerja PT OS Selnajaya Indonesia (OSS).

Penyerahan lisensi kompetensi kerja tersebut merupakan wujud kesadaran pentingnya pengakuan kualitas pekerja, khususnya kompetensi teknis sesuai kebutuhan industri.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker Bambang Satrio Lelono mengatakan pengakuan kualitas SDM tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang fokus pada pengembangan SDM, khususnya periode 2019-2024, dengan melibatkan semua potensi, termasuk swasta.
"Keberadaan LSP diharapkan bisa menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah bersama swasta dalam menyediakan pekerjaan yang layak (decent work) bagi warga negaranya," kata Dirjen Bambang Satrio Lelono
Bambang Satrio menambahkan diakuinya kompetensi seseorang dalam skema sertifikasi kompetensi tercermin dari tiga dimensi dasar, yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku, diharapkan dapat menghadirkan manfaat strategis berupa meningkatnya daya saing bangsa (national competitiveness).
"Hadirnya LSP ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sertifikasi kompetensi, khususnya untuk caregiver yang sesuai dengan kebutuhan industri di Jepang, sehingga kontribusi OSS semakin besar terhadap permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia," katanya.
Ketua Dewan Pengarah LSP KLC OSS, Abdul Wahab Bangkona berharap dikeluarkannya lisensi LSP KLC OSS, dapat menjembatani pertukaran informasi dan harmonisasi sertifikasi kompetensi di Indonesia dan Jepang.
"Mengingat fungsi dan peran penting tersebut, kami harapkan kerja sama dan dukungan terus menerus dari berbagai pihak agar LSP KLC OSS dapat berjalan dan berfungsi sebagaimana mestinya," jelasnya.
Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, yang diwakili oleh Kazushige Ashida mengatakan saat ini Jepang menghadapi permasalahan serius mengenai penuaan penduduk dan berkurangnya anak-anak. Karena itu, kata Ashuda, semua industri perhatian utamanya tertuju pada tenaga caregiver. Di sisi lain, Indonesia mempunyai bonus demografi.
"Perlu diantisipasi dalam beberapa puluh tahun ke depan, bagaimana jika Indonesia juga menghadapi masalah penuaan penduduk yang sama seperti Jepang saat ini," ujarnya.
Jepang melalui program EPA telah melakukan penerimaan pekerja caregiver dari Indonesia, yang hingga tahun 2017 telah diterima sekitar 1500 orang. Sejak November 2017, telah diberlakukan juga sistem pemagangan teknik untuk bidang Kaigo (caregiver) ini.
Turut hadir di antaranya Menaker periode 2004-2009 Erman Suparno, Dirjen Binwasnaker K3 Sugeng Priyanto, Irjen Budi Hartawan, Wakil Ketua BNSP Miftakul Aziz, Direktur Norma Kerja Pekerja Perempuan dan Anak (NKPPA) Asep Gunawan, Presdir OSSelnajaya Satoshi Miyajima dan Direktur OSSelnajaya Imron Munfaat.

Thursday, June 13, 2019

PT Solid Berjangka | Permudah Wisatawan, Kini Dieng Pakai Aplikasi Barcode

(Uje Hartono/detikcom)
PT Solid Berjangka Makassar - Ada yang baru di kawasan wisata Dieng. Wisatawan bisa mengakses informasi dengan mudah lewat aplikasi barcode.
Treveler yang ingin mengetahui seluk-beluk informasi tentang dataran tinggi Dieng tidak perlu ribet lagi. Kini semua informasi tentang obyek wisata dalam genggaman melalui teknologi barcode.
Wisatawan dapat memanfaatkan aplikasi di gadget melalui scanner untuk memindai barcode. Layanan ini, tersedia di semua obyek wisata di dataran tinggi Dieng.


Kepala UPT Pengelolaan Obyek Wisata Banjarnegara Aryadi Darwanto mengatakan, dengan layanan
barcode akan mempermudah wisatawan untuk mengetahui perihal tentang obyek wisata di Dieng. Misalnya, obyek wisata Candi Arjuna, wisatawan akan mengetahui sejarah dari candi melalui barcode.
“Wisatawan dengan mudah mendapatkan informasi sejarah candi-candi, cerita beberapa dewa Hindu,” ujarnya di obyek wisata Dieng, Minggu (16/6/2019).


Barcode ini ada di semua obyek wisata, termasuk arca-arca di museum Kaliasa. Selain itu, juga dipasang di Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, kantor Geo Dipa Energi serta obyek wisata lainnya.
“Harapannya, wisatawan dengan mudah mendapatkan informasi tentang budaya, legenda Dieng, vulkanalogi, geotermal, dan paket wisata. Sehingga, harapan Dieng menjadi destinasi wisata edukasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan bisa terwujud,” harapnya.

Layanan ini, sudah bisa dinikmati wisatawan mulai pekan depan. Nantinya, barcode ini tidak hanya dipasang di obyek wisata yang secara geografis masuk wilayah Banjarnegara, namun di semua kawasan obyek wisata Dieng.

“Pada intinya, untuk memudahkan wisatawan. Jadi tidak hanya obyek wisata yang ada di Banjarnegara tetapi di semua kawasan,” terangnya.

Wednesday, June 12, 2019

SOLID GOLD BERJANGKA | RI bakal Kirim Utusan ke Inggris Belajar Reformasi Kebijakan Ekonomi

Foto: Dok. REUTERS/Vincent Kessler
SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR – Pemerintah Indonesia tengah melakukan berbagai workshop dengan Inggris untuk membentuk rancangan reformasi kebijakan ekonomi. Selain workshop, langkah lain yang dapat diambil dalam kerja sama ini adalah mengirim utusan ke Inggris untuk mempelajari kebijakan ekonomi di sana.
“Intinya adalah pertukaran informasi, pengalaman, best practice in the world. Itu bentuknya macam-macam. Bisa workshop, atau misal di sana ada kegiatan kita kirim orang kita ke sana untuk mengikuti training. Bisa juga kita bertemu dengan beberapa lembaga yang melakukan praktik itu,” jelas Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Bambang Adi Winarso usai acara penandatanganan dokumen kerjasama reformasi regulasi dengan Duta Besar Inggris, Rabu, (12/6/2019).
Lalu, Bambang menuturkan bahwa dipilihnya Inggris sebagai negara tujuan kerja sama ini karena Inggris memiliki pengalaman reformasi kebijakan ekonomi yang baik dalam pemerintahannya.

“Proses perizinan usaha itu termasuk bagus di Inggris. Dia punya satu lembaga yang di bawah perdana menteri itu melakukan reformasi di regulasi. Jadi regulasi perlu dikeluarkan apa enggak? Kalau nggak perlu nggak usah. Kalau perlu seperti apa? Nah itu sudah dijalankan Inggris sejak dulu,” ungkap Bambang.

Sementara itu Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan, Inggris telah mengimplementasikan kebijakan ekonomi yang sangat baik. Dia mengatakan bahwa International Civil Service Effectiveness Index (InCisSE) telah menobatkan Inggris sebagai negara terbaik dalam membentuk dan mengimplementasikan regulasi. Inggris mempunyai sistem regulasi, termasuk regulasi ekonomi, yang sangat baik.
“Di Inggris ada regulasi perekonomian yang sangat maju berhasil, bisa dicek di beberapa indeks internasional, seperti InCisSE. Tidak hanya pendapat saya, tapi kalau lihat di laporan kredibel, Inggris sangat baik. Karena, dalam sejarah kami melakukan kesalahan, dan belajar keras untuk memperbaiki sistem regulasi kami,” ungkap Moazzam Malik.
Inggris juga memberikan dana bantuan sebesar £1,140,000 atau setara Rp 20,6 miliar (kurs Rp 18.000) yang akan berlaku selama 5 tahun hingga 31 Maret 2023 untuk melancarkan kerja sama reformasi kebijakan ini.
Bantuan tersebut bersumber dari hibah Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Perserikatan Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara melalui Dana Kesejahteraan Pemerintah Inggris untuk memberi bantuan teknis bagi Pemerintah Indonesia, yang dikelola oleh Unit Pelayanan Regulasi Internasional, Kementerian Bisnis, Energi, dan Strategi Industri Perserikatan Britania Raya dan Irlandia Utara.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan, nantinya kerja sama reformasi regulasi dan dana hibah tersebut akan diutamakan untuk perbaikan perizinan usaha atau juga online single submission (OSS).
“Saya ingin sampaikan Pak Darmin sudah meminta kepada kami untuk segera mempercepat dan akselerate semua step untuk melakukan regulatory reform terutama dalam supporting untuk implementasi OSS,” ujar Susiwijono dalam acara penandatanganan dokumen kerja sama reformasi regulasi dengan Duta Besar Inggris, Rabu (12/6/2019).
Lalu, Susiwijono mengatakan, apabila program ini berjalan dengan baik, dalam artian dapat melahirkan kebijakan ekonomi yang efisien maka dapat meningkatkan iklim investasi Indonesia, sehingga mampu membawa pertumbuhan ekonomi inklusif, serta menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia.

“Pemerintah Indonesia menyambut baik penandatanganan MoU ini. Kami harap program kerja sama ini berjalan dengan baik, dapat membawa perbaikan regulasi untuk meningkatkan iklim investasi sehingga mampu membawa pertumbuhan ekonomi inklusif, serta menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia,” kata Susiwijono

Tuesday, June 11, 2019

Solid Berjangka | Harga Bitcoin Naik 9% Jadi Rp 179,6 Juta per Keping

Foto: Australia Plus ABC

Solid Berjangka Makassar - Harga mata uang kripto, Bitcoin tercatat mengalami kenaikan bahkan mendekati level tertinggi dalam waktu dua minggu. 

Mengutip Reuters, harga bitcoin naik hingga 9% dalam satu malam. Analis pasar di OANDA, Craig Erlam menjelaskan kenaikan harga ini didorong oleh harapan akan lahirnya mata uang kripto besutan Facebook, yakni Libra. 

Memang, tanggapan warganet sangat positif dengan rencana Facebook meluncurkan koin digital bernama Libra.


Harga bitcoin tercatat menyentuh US$ 12.833 per keping atau setara dengan Rp 179,6 juta (asumsi kurs Rp 14.000) berdasarkan data Bitstamp. Harga ini tertinggi sejak 27 Juni lalu, padahal saat itu harganya hanya mencapai US$ 12.560 per keping atau naik 2,2%.  


Rencana kehadiran Libra, justru membuat sentimen positif untuk cryptocurrency karena ada harapan untuk diterima dan digunakan oleh perusahaan hingga individu. 

"Bisa dilihat dalam beberapa minggu terakhir, pergerakan harga bitcoin masih terkait dengan Libra," kata Erlam dikutip dari reuters, Selasa (9/7/2019).

Dia mengungkapkan, dalam dunia cryptocurrency bitcoin merupakan yang paling matang dibandingkan cryptocurrency lainnya. 




Namun memang bitcoin tetap menjadi mata uang digital yang fluktuatif. "Harga bitcoin sempat naik 240% dan akhirnya jatuh lagi," imbuh dia.

Monday, June 10, 2019

Solid Gold | Pasca Lebaran, Dolar AS ‘Merunduk’ ke Rp 14.210

Foto: Grandyos Zafna
Solid Gold Makassar – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.210. Mata uang Paman Sam tercatat melemah terhadap rupiah jika dibandingkan pada nilai tukar sebelum libur Lebaran.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Senin (10/6/2019). Dolar AS terpantau bergerak dari level Rp 14.200 hingga Rp 14.270 sampai pukul 09.15 WIB.
Jika ditarik dalam sebulan terakhir, posisi rupiah hari ini tercatat paling kuat di kisaran Rp 14.200-an. Sebelumnya posisi dolar AS sempat terus menekan rupiah sejak pertengahan April hingga menembus level Rp 14.500-an.
Dari data RTI, dolar AS sendiri hanya tunduk terhadap rupiah dan dolar Kanada pagi ini. Sementara mata uang franc Swiss, yen Jepang, won Korsel berhasil ditekuk paling dalam pagi ini.

Sementara rupiah terpantau hijau terhadap seluruh mata uang negara utama dunia pagi ini. Mata uang franc Swiss, baht Thailand dan won Korsel menjadi yang paling dalam ditekan pagi ini